MEMUPUK SEMANGAT BELAJAR DAN DAYA JUANG DALAM PERINGATAN HARI KARTINI

PKBM Mawar Bersama dengan SDN 03 Bagi yang berada di Kecamatan Madiun turut serta melakukan peringatan hari Kartini dengan menggunakan pakaian adat khususnya pakaian adat Lurik. PKBM Mawar menggunakan pakaian lurik yang berasal dari Jawa yang memiliki makna melambangkan kesederhanaan, kejujuran, kebijaksanaan, dan kekuatan. Dengan peringatan hari Kartini di PKBM Mawar dan SDN 03 Bagi di harapkan melanjutkan semangat juang Kartini dalam Pendidikan. Dengan melaksanaan Peringatan Hari Kartini Bersama dengan SDN 03 Bagi memiliki tujuan mampu menanamkan sikap semangat belajar yang diajarkan oleh Kartini sejak dari dini. Dengan peringatan Kartini Bersama SDN 03 Bagi mengajarkan Bahwa Pendidikan merupakan hak semua orang tanpa alasan apapun. Tidak peduli latar belakang, pekerjaan, usia dan lainnya PKBM Mawar melanjutkan perjuangan Kartini untuk membantu masyarakat Madiun yang tidak memiliki kesempatan untuk bersekolah dengan baik. PKBM Mawar menjadi wadah bagi masyarakat Madiun untuk memiliki kekuatan baru untuk mengejar mimpi melanjutkan Pendidikan seperti yang diajarkan oleh Ibu Kita Kartini.
Peringatan hari Kartini didasari untuk mengingat jasa besar seorang pejuang nasional perempuan yang berjuang untuk keadilan hak – hak perempuan Indonesia yaitu R.A Kartini. Sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964 yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini. Siapakah R.A Kartini ini?
Raden Ajeng Kartini atau yang lebih sering kita kenal dengan R.A Kartini adalah pahlawan nasional Indonesia yang mempelopori emansipasi wanita. R.A Kartini lahir pada tanggal 1879 yang dimana menjadi peringatan hari Kartini. Kartini kecil merasa sebagai perempuan beliau tidak bebas dalam menentukan pilihan. Pada masanya perempuan tidak memiliki kebebasan dalam menentukan pilihan hidup. Perempuan dianggap lebih rendah kedudukannya daripada laki – laki. Bahkan perempuan sudah memiliki nasib sejak lahir yaitu “Di Rumah” dan “Di Dapur”. Hal ini yang mendasari tekad bulat ibu Kartini untuk berjuang memperjuangkan hak – hak perempuan. Langkah pertama yang dilakukan ibu Kartini adalah dengan membuka sekolah gratis khusus perempuan di Jepara dan Rembang. Dengan sekolah tersebut wanita diajari untuk menyulam,menjahit, memasak dan sebagainya. Dengan Langkah tersebut banyak diikuti oleh perempuan lain dengan mendirikan sekolah khusus perempuan di berbagai daerah lainnya. Semasa Hidupnya Kartini sering bertukar pesan dengan temannya yang ada di luar negeri yang berisi mimpi – mimpinya. Kemudian surat – surat tersebut dikumpulkan dan dijadikan buku yang berjudul “Habis gelap terbitlah terang”
R.A Kartini semasa hidupnya selalu mengajar menggunakan Kebaya. Begitu juga dengan perempuan – perempuan pada zaman itu. Untuk menunjukkan Identitasnya sebagai perempuan jawa. Oleh karena itu peringatan hari Kartini identik dengan menggunakan pakaian adat terutama Kebaya. Peringatan Hari Kartini menggunakan Kebaya untuk mengingatkan kita kepada daya juang yang dilakukan oleh Kartini yang semangat dan perjuangannya wajib kita teladani sampai saat ini.
” Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. kehidupan manusia serupa alam” (Kartini – Habis Gelap Terbitlah Terang)
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
UPK PAKET A DAN B 2026
PKBM Mawar melaksanakan Ujian Pendidikan Kesetaraan Paket A dan Paket B pada tanggal 11 Mei 2026 hingga 12 Mei 2026. Kegiatan ujian dipusatkan di Laboratorium Komputer PKBM Mawar dan di
HARI PERTAMA TERIMA MENU MBG
Program penerimaan Menu Makan Bergizi Gratis di PKBM Mawar resmi dilaksanakan pada hari pertama dengan penuh antusiasme dari para peserta didik. Kegiatan ini menjadi langkah positif dal
KBM HARI INI 07 MEI 2026
Pada tanggal 07 Mei 2026, kegiatan pembelajaran di PKBM Mawar berlangsung dengan aktif melalui beberapa program pendidikan, yaitu pembelajaran kelas 7, pembelajaran bahasa Korea, serta
PENGALAMAN BELAJAR BAHASA JEPANG PKBM MAWAR
Sebagai upaya meningkatkan kemampuan peserta didik dalam penguasaan bahasa asing, PKBM Mawar secara rutin melaksanakan pembelajaran Bahasa Jepang setiap hari Rabu di setiap minggunya. K
