Pembelajaran Interaktif ABK Tuna Netra Dalam Mengenal Bentuk dan Berhitung Menggunakan Sempoa
Mengajarkan konsep bentuk dan berhitung kepada ABK tuna netra membutuhkan strategi khusus. Tanpa akses visual, pembelajaran tidak bisa mengandalkan gambar atau tulisan di papan. Namun, dengan pendekatan taktil dan media yang tepat seperti sempoa, proses belajar dapat menjadi efektif, konkret, dan menyenangkan.

(Pembelajaran ABK mengenal bentuk dan Sempoa)
Anak tuna netra memahami dunia melalui sentuhan dan pengalaman langsung. Oleh karena itu, pengenalan bentuk dilakukan menggunakan benda nyata atau model timbul. Anak meraba lingkaran, persegi, dan segitiga sambil mendengarkan penjelasan tentang sisi dan sudutnya.
Untuk berhitung, sempoa menjadi media yang sangat tepat. Manik-manik yang dapat digeser membantu anak memahami konsep angka, nilai tempat, serta operasi dasar seperti penjumlahan dan pengurangan secara konkret.
Dengan metode interaktif ini, anak tidak hanya mengenal angka dan bentuk, tetapi juga:
- Lebih fokus dan aktif saat belajar
- Terlatih motorik halusnya
- Meningkatkan daya ingat numerik
Sempoa membantu anak “merasakan” angka, bukan sekadar menghafalnya. Inilah yang membuat pemahaman menjadi lebih kuat dan bertahan lama. Pembelajaran interaktif dengan sempoa bukan hanya tentang berhitung, tetapi tentang membuka akses pendidikan yang setara bagi anak tuna netra. Dengan metode yang tepat, setiap anak mampu berkembang secara optimal sesuai potensinya.

(Pembelajaran ABK mengenal bentuk dan Sempoa)
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Penguatan Karakter Religius Siswa PKBM Mawar melalui Kegiatan Pondok Ramadhan dan Praktik Salat Jenazah.
Bagaimana membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan berkarakter religious. Inilah komitmen yang terus diwujudkan oleh PKBM Mawar
Implementasi Materi Pengurusan Jenazah dalam Pembelajaran Agama Kelas 12 Paket C PKBM Mawar
Di kelas 12 , pembelajaran Pendidikan Agama Islam tidak sekadar membahas dalil dan hukum, tetapi juga mengajak siswa memahami praktik nyata pengurusan jenazah secara langsung. Melalui k
“Implementasi Program Home Visit dalam Mengidentifikasi Kendala dan Kebutuhan Belajar Peserta Didik di PKBM Mawar”
Setiap peserta didik memiliki latar belakang, tantangan, dan kebutuhan belajar yang berbeda. Tidak semua kendala dapat terlihat di ruang kelas. Ada cerita, hambatan, dan potensi yang ha
Pendekatan Personal PKBM Mawar melalui Kegiatan Home Visit
Sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan belajar siswa, PKBM Mawar melaksanakan kegiatan home visit. Kegiatan ini dilakukan untuk mengenali kondisi belajar siswa secara langsung,
Komunikasi Bersahaja "KOBER" bersama PKBM Mawar dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Madiun.
Dalam Kegiatan Komunikasi Bersahaja “KOBER” Dinas Pendidikan bersama PKBM Mawar melaksanakan kegiatan serap aspirasi masyarakat sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan. Ke
